CANDI ARJUNA

Candi Arjuna adalah sebuah bangunan pemujaan umat hindu peninggalan zaman mataram kuno yang terdapat di dataran tinggi Dieng dan kini dijadikan objek wisata. Berdasarkan penemuan situs-situs sejarah lainnya, maka tempat pemujaan tersebut diprediksi menjadi candi tertua yang ditemukan di Indonesia.

Candi arjuna dieng

Candi Arjuna diperkirakan dibangun pada zaman kerajaan mataram kuno yang dipimpin wangsa Sanjaya sekitar abad ke delapan tahun masehi. Candi tersebut khusus dibuat untuk pemujaan umat hindu beraliran siwa yang mana pada masanya ajaran tersebut dibawa oleh kaum kalingga dari Himalaya.

Dalam kawasan tersebut juga terdapat candi-candi lainnya yang dinamai dengan nama tokoh pewayangan seperti candi semar, candi srikandi, candi sembrada, serta candi puntadewa. Keberadaan candi-candi tersebut turut menambah daya tarik wisata Dieng.

Candi tersebut selalu ramai dikunkungi para pelancong dari berbagai daerah, terutama disaat weekend. Objek wisata yang memiliki nilai sejarah ini sangat layak untuk anda kunjungi apabila kamu berwisata di kawasan dataran tinggi Dieng.

Destinasi ini pun kami masukan dalam list objek yang wajib dikunjungi pada Paket Wisata Dieng.

ASAL USUL CANDI ARJUNA

Cikal-bakal didirikannya Candi Arjuna ini ialah bermula dari migrasinya masyarakat Kalingga secara besar-besaran, dalam upaya memperluas jalur perdagangan serta budayanya diwilayah asia. Hal tersebut diperkirakan terjadi pada awal abad ke-1 tahun masehi.

Candi arjuna dieng wonosobo

Perpindahan penduduk Himalaya tersebut tentunya membawa pengaruh yang besar pula bagi wilayah yang disinggahinya. Kontur wilayah serta sumber daya alam yang terdapat dikawasan Dieng pada waktu itu dianggapnya menyerupai kawasan Himalaya.

Oleh karenanya sebagian masyarakat Kalingga memutuskan untuk memilih tempat itu sebagai pusat dari segala aspek kehidupan termasuk kepercayaan (agama). Menetapnya masyarakat Kalingga diwilayah itu menyebabkan tersebarnya sosial, budaya, keyakinan (agama) secara turun temurun.

Hal itu menyebabkan terciptalah kerajaan Mataram Kuno yang menganut ajaran Hindu dengan pemimpinnya wangsa Sanjaya. Diabad ke-8 wangsa tersebut mengalami masa kejayaannya, hingga membangun kawasan candi Arjuna sebagai tempat pemujaan umat hindu.

Seperti itulah asal-usul dari keberadaan Candi Arjuna yang merupakan candi tertua. Meskipun ia dibangun pada abad ke-8 Masehi, akan tetapi candi tersebut baru ditemukan pada tahun 1800an. Yang pertama kali berhasil menemukan candi tertua itu ialah Thedorf Van Elf seorang tokoh militer berkebangsaan Belanda.

Nampak genangan air merendam kawasan candi itu ketika pertama kali ditemukan tentara Belanda tersebut. Sekitar 56 tahun kemudian area tersebut mulai dilakukan perbaikan serta pemeliharaan berkala oleh tuan HC Cornelius yang memiliki status kewarganegaraan Inggris.

Pengeringan air yang merendam kawasan candi tersebut merupakan upaya yang pertama kali dilakukan HC Cornelius. Upaya tersebut juga dibantu oleh beberapa tokoh lainnya seperti J Van Kimsberg beserta pihak pemerintahan Hindia Belanda pada kala itu.

Setelah itu candi Arjuna memasuki proses pengarsipan dengan mendokumentasikan beberapa foto serta ditulis dalam catatan sejarah. Kemudian catatan tersebut dikolaborasikan dengan beberapa prasasti yang juga berhasil ditemukan disekitar candi, lalu diteliti oleh para ilmuan arkeolog.

Hasil dari penelitian tersebut menyimpulkan bahwa keberadaan kawasan itu dibangun pada tahun 731 saka atau skitar tahun ke 800 masehi. Ternyata situs-situs tersebut merupakan simbol dari peradaban tertua yang pernah ditemukan.

Didalam komplek candi tersebut terdapat beberapa candi lain yang menjadi suatu kesatuan dari Candi Arjuna Dieng. Terdapat empat candi lagi selain candi Arjuna dalam area tersebut. Sama halnya dengan candi Arjuna, candi-candi lainnya tentunya memiliki nama yang diambil dari kisah pewayangan.

Keberadaan candi-candi lainnya turut melengkapi kesakralan sekaligus keindahan dari komplek candi Arjuna Dieng. Adapun nama-nama candi lainnya ialah sebagai berikut ;

  • Candi Sembrada

Candi yang berdiri tak jauh dari candi Arjuna ini memiliki ketinggian setengah meter dari permukan tanah. Pada candi ini tak dapat ditemukan arca didalamnya, karena sudah dipindahkan kedalam museum. Bagian atapnya pun sudah tidak jelas bentukannya.

  • Candi Srikandi

Candi ini juga nampak elegan dan berada tak jauh dari candi Arjuna, akan tetapi bagian atasnya sudah tak jelas rupanya. Candi ini juga difungsikan sebagai tempat pemujaan pada tiga dewa dalam kepercayaan umat hindu, yakni Dewa Brahma, Dewa Wisnu, dan Dewa Siwa.

  • Candi Puntadewa

Candi ini tampak yang memiliki ketinggian maksimal dibanding candi-candi lainnya dalamkawasan tersebut. Sekitar 250 centimeter ketinggian dari candi ini. Bentuknya pun menyerupai candi Sembrada yang juga berada dalam komplek candi Arjuna.

  • Candi Semar

Candi ini berada persis di sisi candi Arjuna berdiri gagah perkasa dengan bagian atapnya yang berbentuk limasan. Candi Semar ini juga memiliki fungsi sebagai tempat pemujaan, tampak bekas beberapa sesaji didalam area candi tersebut.

LOKASI CANDI ARJUNA

Untuk dapat samapi di Candi Arjuna tidak lah sulit, sama halnya dengan mengunjungi Kawah Sikidang. Jika kamu berwisata ke kawah tersebut, jalur yang kamu telusuri merupakan jalur yang sama dengan Candi Arjuna.

Bersamaan dengan hal tersebut, maka Candi Arjuna juga berada di wilayah adminsitratif yang sama yakni,  masuk dalam wilayah Banjarnegara. Candi ini berlokasi tepat di wilayah Karangsari Dieng Kulon Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah 5346.

Disekitar kawasan Candi Arjuna juga banyak objek-objek wisata lainnya yang dapat anda kunjungi setelah kamu singgah dicandi tertua tersebut. Lokasi dari objek-objek sekelilingnya pun mudah sekali anda jumpai.

CARA MENUJU KE CANDI ARJUNA

Dari Alun-alun Wonosobo anda mempunyai beberapa pilihan, bisa menaiki angkot, ojek, ataupun mobil sewaan menuju ke arah Dieng. Perjalanan menuju Dieng membutuhkan waktu sekitar 1 jam dengan kendaraan roda empat.

Candi arjuna buka jam berapa

Kondisi jalan mulai menanjak dan berkelak-kelok tidak lama kemudian anda akan menjumpai gerbang bertuliskan Selamat Datang Dieng. Dari kawasan itu anda akan melihat papan petunjuk yang bertuliskan arah ke Komplek Candi Arjuna.

Ikuti petunjuk jalan tersebut hingga bertemu dengan area parkir candi. Kemudian kamu bisa parkirkan kendaraan dan sedikit berjalan kaki ke area candi. Namun bagi anda yang merasa repot akan hal itu, cukup memakai jasa Paket Wisata Dieng saja.

Semua kebutuhan perjalanan akan kamu dapatkan dengan pelayanan terbaik, tanpa harus repot mencari jalan atau mencari persewaan kendaraan untuk menuju kesana. Anda cukup duduk manis menikmati liburan anda.

HARGA TIKET MASUK CANDI ARJUNA

Berwisata ke Candi Arjuna cukuplah terjangkau, kamu tak perlu menyiapkan budjet yang besar. Hal ini disebabkan pengelola menerapkan harga tiket masuk sebesar Rp 15,000,- rupiah saja per orangnya.

Candi arjuna tiket masuk

Dengan besaran nominal uang 15 ribu rupiah, kamu bisa mengunjungi 2 objek sekaligus. Anda dapat berkunjung ke kawasan Kawah Sikidang setelah singgah dicandi tersebut. Atau bisa juga disebut dengan istilah “tiket terusan”.  

Segera rencanakan jadwal liburan kamu untuk berkunjung ke Candi Arjuna Dieng. Jika kamu merasa kesulitan dalam perencanaan tersebut ada cara mudahnya. Cukup dengan memakai jasa Paket Wisata Dieng kamu akan difasilitasi mulai dari titik keberangkatan sesuai domisili masing-masing.

Atau dengan kata lain, kamu tak perlu ribet dan repot untuk menentukan transportasi, konsumsi, serta akomodasi mulai dari berangkat sampai kembali lagi kedaerah anda masing-masing.

Hal itu dikarenakan semua fasilitas-fasilitas yang disebutkan diatas sudah diakomodir dengan baik oleh jasa Paket Wisata Dieng. Anda cukup menentukan waktu liburanmu saja. 

Informsi terkait mengenai tempat-tempat favorit lainnya di Dieng dan sekitarnya, bahkan di wilayah-wilayah lainnya, bisa anda dapatkan di www.semarholiday.co.id.

Leave a Comment